Penilaian Kinerja (PK) Guru merupakan satu sistem pembinaan karir guru yang dilakukan melalui modus penilaian kinerja, yang dilakukan secara terus menerus agar guru mampu mencapai tingkatan kinerjanya yang optimal.  PK Guru dilakukan bukan untuk mendapatkan nilai, tetapi yang sebenarnya adalah satu bentuk dorongan bagi insan pendidik agar tetap konsisten dengan profesi yang sudah menjadi pilihannya, yakni menjadi pendidik bangsa, guru bangsa agar terlahir dan tumbuh generasi terdidik dengan bekal keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, dan menjadi manusia yang beradab dengan segenap atribut sebagaimana dirumuskan dalam tujuan dan fungsi pendidikan nasional.

Kata kunci PKG guru adalah sebuah tuntutan konsistensi bagi guru terhadap profesinya agar tidak lalai ketika sudah mendapatkan sertifikat pendidik dan menerima tunjangan sertifikasi lantas bersantai ria yang penting jamnya sudah memenuhi beban minimal. Akan tetapi menjadi sebuah kewajiban bagi guru yang sudah menyandang status tersebut adalah terus memelihara dan meningkatkan profesionalitasnya dengan menunjukkan upaya kerja maksimal sebagai bentuk penghargaan balik atas apresiasi pemerintah terhadap status tersebut.

Ketika guru sudah menyandang profesi pendidik dengan sertifikat pendidik di tangannya dan terpenuhi beban minimal jam mengajar sebanyak 24 jam, ini belum bisa menjadi ukuran dan jaminan sebenarnya bahwa guru disebut memenuhi status profesionalnya. Masih banyak fakta menunjukkan bahwa status yang sudah diraih tersebut disikapi sebagian guru sebagai sebuah prestise dan menjadi kebanggaan, yang terkadang cenderung mengabaikan tuntutan profesional yang disandangnya. Penghargaan yang diterima memang menjadi hak setiap guru yang menerimanya untuk menggunakan sesuai kepentingan pribadinya. Tetapi ada harapan di dalamnya adalah sebuah pesan moral yang cenderung diabaikan kebanyakan guru, yakni tingkatkan profesimu dengan tunjangan-tunjangan tersebut.

Memenuhi harapan dan pesan moral pada penghargaan tersebut di atas, maka menjadi sebuah keharusan bagi insan pendidik untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan keprofesionalannya. Sebagai bentuk upaya mendorong dan membina guru agar tetap konsisten dengan profesinya, maka Penilaian Kinerja (PK) Guru perlu dilakukan secara berkala dan terus menerus. Melalui PKG maka akan selalu diperoleh kondisi obyektif  ukuran kinerja guru dalam kurun waktu satu semester, yaitu semester Genap tahun pelajaran berjalan (penilaian formatif) dan semester Ganjil tahun pelajaran berjalan (Penilaian Sumatif).

PKG menjadi penting dan harus dipentingkan oleh semua insan pendidik, utamanya yang berstatus sertificated. Sebuah kondisi yang tidak logis ketika seorang guru berkinerja rendah lantas mendapatkan status profesional yang ditunjang dengan tunjangan sertifikasi. Bila demikian adanya, Ini bagaikan seorang dokter yang tidak mampu mendiagnosa suatu penyakit dan pasti akan salah dalam memberikan treatment kepada pasiennya, dan tentunya akan berdampak buruk bagi si pasien, paling tidak akan terjadi malpraktek. Kalau ini terjadi pada guru, akan berdampak buruk juga bagi peserta didik. Bukankah ini berbahaya…? Maka dari itu pentingnya PKG dilaksanakan dengan wajar dan obyektif agar guru dapat melihat kondisi obyektif dirinya atas kinerjanya sehingga dapat menjadi refleksi diri untuk terus memperbaiki kinerjanya. Tidak ada alasan karena usia sudah tua, sudah mendekati pensiun, sudah berpangkat tinggi dan tidak perlu naik pangkat lagi lantas menyikapi prosesi PKG dengan negatif. Semua guru harus menyikapi prosesi ini dengan gembira, dengan suka cita, dengan semangat, dengan pro aktif agar harapan PKG benar-benar dapat dicapai, yakni tercapai tingkatan kinerja yang mencerminkan kemampuan aktual, yang dapat berdampak peningkatan layanan pendidikan bagi peserta didik, dan bagi guru akan mendapatkan penghargaan yang wajar.

Jadikan PKG sebagai moment yang baik dalam menata dan memperbaiki diri untuk mencapai standar kompetensi pendidik yang diharapkan dan meniti karir secara wajar dalam batas-batas waktu yang optimal tanpa harus memaksakan diri dengan menempuh jalan-jalan yang tidak dibenarkan menurut kaidah dan norma yang berlaku.

Untuk para asessor yang bertugas melaksanakan PKG bagi guru, selamat bekerja, mari kita abdikan tugas-tugas kita dengan penuh keikhlasan tanpa melanggar satupun prinsip-prinsip kebenaran, untuk masa depan bangsa yang lebih baik, generasi yang lebih baik, keadaan yang lebih baik. Kita laksanakan sebaik mungkin sesuai dengan kemampuan kita, mudah-mudahan senantiasa diberikan petunjuk dan kekuatan oleh-Nya untuk melaksanakan tugas berat ini. Jadikan ini adalah tampat dan waktu untuk menata diri, berbenah diri, menjadi contoh yang baik bagi sesama teman untuk sekarang dan masa mendatang.

Berikut kami lampirkan format Excel untuk melakukan dokumentasi skoring PKG untuk ke-14 butir kompetensi setelah melalui rangkaian pengumpulan data dan pencatatan fakta sebelum pengamatan, selama pengamatan, sesudah pengamatan, dan pemantauan kepada guru yang dinilai.

Format Aplikasi MS Excell PKG Formatif SMP Negeri 1 Bungoro

PKG BUNGORO 1 TH 2015 OK

Mudah-mudahan bermanfaat. Terima kasih…. dan selamat ber PKG