Kegiatan program BERMUTU tahunkedua atau tahun ketiga berakhir pada bulan April 2012. Sebagai pelaksana program, kelompok kerja MGMP dan kelompok kerja lainnya merupakan ujung tombak atau pelaksana eksekusi segenap konsep yang dihasilkan para pemikijrnya. Salah satu tanggung jawab besar bagi setiap kelompok kerja yang menjadi mitra program Bermutu pada akhir kegiatan adalah melaporkan pelaksanaan kegiatan, hasil-hasil kegiatan, dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan. Penyusunan laporan memang tidaklah sulit, apabila pengelolaan pelaksanaan program-program kegiatan berjalan secara tertib dan lancar. Namun, sering juga terjadi kesulitan, keterlambatan penyusunan dan pengiriman laporan kegiatan karena beberapa faktor penyebab. MIsalnya, kesibukan para pengurus kelompok kerja pada unit kerja masing-masing. Tetapi, pada umumnya, lambatnya laporan hasil kegiatan karena faktor terlambatnya pengumpulan tagihan (produk) peserta, sehingga tindak lanjut yang semestinya sudah dilaksanakan, dengan terpaksa mengalami penundaan juga.

Untuk memudahkan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan dan hasil-hasilnya, serta laporan pertanggungjawaban keuangan, kami teruskan beberapa format berikut, yang kami dapatkan dari penanggungjawab program Bermutu Kabupaten. Mudah-mudahan format-format tersebut dapat menjadi acuan kita bersama dalam menyempurnakan laporan kegiatan kita. Untuk itu, disampaikan kepada semua pihak yang berkepentingan dapat mengambilnya pada tautan di bawah ini.

A.  PEDOMAN-PEDOMAN LAPORAN KELOMPOK KERJA MGMP:

KETENTUAN PELAPORAN 2012 (1)

KETENTUAN PELAPORAN 2012 (2)

HALAMAN BATAS

COVER LAPORAN

COVER LAPORAN MGMP

LABEL SAMPING

LABEL SAMPING MGMP

B.  PEDOMAN-PEDOMAN LAPORAN INDIVIDUAL (PESERTA MGMP):

Cover Tagihan Individu

Tagihan 1

Tagihan 2

Tagihan 3

Tagihan 4 KTI

C. EVALUASI MANDIRI PROGRAM BERMUTU PADA MGMP 

      (Untuk para pengurus Kelompok Kerja)

Merupakan satu komponen dalam laporan kegiatan Bermutu yang masih menjadi masalah bagi para pengurus dan pengelola Program Bermutu, utamanya para Pengurus Kelompok Kerja MGMP atau KKG.  Konsep evaluasi mandiri merupakan satu bentuk self assesment kelompok kerja terhadap dirinya sendiri yang telah melaksanakan program kegiatan dengan bebrapatahapan kegiatan mulai perencanaan, pelaksanaan, pengontrolan, evaluasi,  dan fungsi manajemen lainnya. Sebagai bentuk refleksi diri, dilakukan oleh warga Bermutu yang meliputi pengurus dan anggota/peserta kegiatan kelompok kerja.

Beberapa aspek yang dapat dijadikan sasaran evaluasi mandiri, antara lain :

  1. Tingkat kehadiran peserta
  2. Tingkat partisipasi anggota
  3. Komitmen peserta memenuhi tagihan kegiatan.
  4. Kelengkapan tagihan kegiatan peserta.
  5. Kualitas tagihan yang dihasilkan peserta.
  6. Implementasi hasil belajar peserta di sekolah.

Beberapa aspek yang bisa mendapatkan evaluasi di atas ditujukan terhadap peserta yang dibuat oleh pengurus atau pengelola program kegiatan.

Aspek program kegiatan yang bisa dijadikan sasaran evaluasi pada sisi internal kelompok kerja adalah mencakup :

  1. Manajemen kegiatan.
  2. Pelaksanaan kegiatan.
  3. Implementasi Kegiatan.
  4. Sarana dan prasarana kegiatan
  5. Monitoring, evaluasi, dan pelaporan.

Semua aspek evaluasi di atas perlu dikembangkan lebih lanjut  apabila diinginkan menjadi sebuah instrumen yang bersifat tertutup, dengan respon yang diharapkan dari peserta/pengurus lainnya secarfa terbatas, dengan skala lima (misal), untuk suatu respon sikap Tidak Setuju, Kurang Setuju, Biasa-biasa, Setuju, Sangat Setuju, dsb. masih mungkin dengan alternatif jawaban/respon lainnya.  Jawaban tertutup tersebut menghasilkan data kuantitatif, yang nantinya hasil analisis perlu dikonversi ke kualitatif sebagai bentuk interpretasi atas masing-masing aspek yang dievaluasi. Apabila diinginkan data yang besifat kualitatif, maka yang diajukan adalah pertanyaan yang membutuhkan jawaban singkat atau uraian tertentu. Ini membutuhkan ketrampilan tertentu untuk mengolah datanya hingga menjadi suatu informasi yang bermakna obyektif.

Rangkuman evaluasi mandiri merupakan ringkasan, sajian  ringkas  hasil analisis data refleksi terhadap aspek-aspek yang perlu direfleksi/dievaluasi oleh pihak tertentu. Dengan demikian berisi angka-angka statistik sederhana atas data kuantitatif atau hasil reduksi data kualitatif.

Berikut contoh format instrumen refleksi peserta terhadap beberapa aspek sebagaimana diutarakan di atas, pembaca dapat  mengambil dan menggunakannya langsung atau mengembangkan lebih lanjut dengan dasar contoh tersebut. INSTRUMEN EVALUASI MANDIRI

Selamat menyelesaikan laporan masing-masing.