Membangun Kompetensi PTK Berbasis Kinerja

Tag Archives: Berbasis MGMP


Dalam rangka memfasilitas program pengembangan karir PTK Dikdas, maka diluncurkan program Pengembangan Karir PTK Dikdas berbasis MGMP, oleh P2TK Dikdas Kemdikbud. Program ini sudah berjalan selama 1 tahun yang lalu, dan tahun 2013 ini memasuki tahun kedua. Sasaran utama program ini adalah pencapaian kompetensi guru dalam menghasilkan karya pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (PKB), yang muatan utamanya adalah (1) Pengembangan Diri, (2) Publikasi Ilmiah dan Karya Inovasi.

PKB merupakan satu kewajiban mutlak bagi guru di era kinerja ini. Berlakunya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi  Birokrasi No 16 tahun 2009, berimplikasi pada suatu keadaan yang tidak bisa dihindari lagi oleh guru yang berharap kesejahtraannya tidak mengalami stagnasi pada suatu kepangkatan tertentu. Namun sayang, hingga tulisan ini saya buat belum ada tanda-tanda kesiapan sistem itu berjalan pada level daerah.

Berbagai persiapan telah dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, antara lain sosialisasi PENILAIAN KINERJA GURU (PK GURU), SOSIALISASI PKB, PELATIHAN CALON ASSESSOR PK GURU, PELATIHAN TRAINNER PK GURU, WORKSHOP GURU BERBASIS MGMP dalam model BERMUTU, dst. Kesiapan memasuki era baru berlakunya peraturan menteri tersebut belum ada kejelasan bagaimana mekanismenya. Sementara waktu efektif berlakunya peraturan menteri sudah berjalan sejak awal tahun pelajaran 2012/2013 alias sudah satu tahun berlalu. Seyogyanya daerah melalui dinas pendidikan segera melakukan persiapan sistem dan mekanisme yang jelas sehingga ada kepastian para guru dalam mengantisiasi pengembangan karirnya. Kejelasan itu diperlukan agar segala upaya yang telah diupayakan sejak lama mendapatkan respon positif bagi semua guru di lapangan. Sehingga, upaya-upaya yang ditempuh pada sisi guru, utamanya dalam penyiapan membangun wawasan dan kompetensi guru memasuki era ini mendapatan sambutan yang serius. Guru harus mau dan mampu mempersiapkan diri memasuki era kinerja dengan basis PKG dan PKB.

Melalui program pengembangan karir PTK Dikdas sejak tahun 2012, maka diharapkan mampu memfasilitasi masa transisi antara berakhirnya program pengembangan guru model BERMUTU dengan dana bantuan langsung untuk memasuki era kemandirian daerah. Program pengembangan karir PTK Didkas dengan dana sebesar Rp 28 Juta diperuntukkan bagi penyiapan sistem pengembangan karir guru berbasis PKG dan PKB. Diharapkan guru mampu menghasilkan karya tulis yang memenuhi penilaian karya publikasi dan karya inovasi dalam wadah kegiatan yang berbasis pengembangan diri. Dengan demikian, dua point dapat diperoleh guru dalam sekali mengikuti kegiatan MGMP pragram ini. Dua point itu adalah (1) PENGEMBANGAN DIRI dan (2) KARYA PUBLIKASI ILMIAH & KARYA INOVASI.

Melalui program ini, apabila guru mampu mengikuti dengan baik maka akan menghasilkan angka kredit 2 hingga10 kredit. Banyak bukan? Kenapa bisa mendapatkan 2 hingga 10 kredit? Pengembangan diri dengan beban belajar dalam pelatihan di atas 81 jam mendapatkan point 2, laporan hasil penelitian mendapatkan 4 point, artikel hasil ilmiah mendapatkan point (1 s.d. 3) bergantung tingkatan publikasinya, publikasi artikel ilmiah non penelitian mendapatkan point 1. Tetapi sayang, belum banyak guru yang tertarik dengan program seperti ini. Tertarik hanya sebatas tertarik, tetapi ketika dilihat dari banyaknya tagihan yang mampu dihasilkan ketika mengikuti kegiatan pada tahun pertama, belum semuanya mampu menghasilkan. Kalaupun mampu menghasilkan, belum semua memenuhi kriteria yang layak mendapatkan nilai di atas.

Hal tersebut di atas memberikan gambaran bahwa program ini masih membutuhkan waktu yang panjang dan terus menerus agar guru-guru mampu menghasilkan karya-karya tersebut. Butuh kesabaran, ketekunan, kerja keras, semangat, dan rela berkorban tenaga, pikiran, waktu, material sehingga guru mampu menghasilkannya. Belajar perlu kontinyuitas dan didukung dengan sistem aturan yang jelas dan ketat. Kalau tidak, maka semua upaya akan sia-sia belaka. Pengorbanan uang pemerintah sebesar apapun tidak akan ada artinya, karena faktor ketidakjelasan atau lemahnya sistem.  Harapan yang perlu kita tunggu kepastiannya adalah jelasnya sistem, mekanisme, aturan, kriteria sehingga dapat menjadi penguat bagi program pengembangan karir PTK.

Mendukung program tersebut, maka setiap MGMP dan KKG dianjurkan mengajukan proposal kegiatan pengembangan karir PTK  dikdas dengan dana bantuan block grant dari P2TK Dikdas Kemdikbud. Sebagai ancer-ancer penggunaan alokasi dana bantuan sebesar Rp 28 Juta, yang terbagi dalam 5 komponen, aitu (1) pesiapan, (2) pelaksanaan, (3) pengendalian, (4) pelaporan, (5) publikasi, maka berikut kami lampirkan contoh analisis biaya dalam  format Rencana  Anggaran BIaya (RAB), yang dapat menjadi pedoman bagi para pengurus MGMP dan KKG yang mengajukan proposal.

Contoh RAB program Pengembangan Karir PTK DIkdas 2013 bagi MGMP:

RAB PPK PTK DIKDAS 2013

Lebih lanjut bagaimana memahami bagaimana penyusunan proposal yang sesuai kriteria yang dpersyaratkan, berikut kami lampirkan juga panduan penyusunan proposal, yang dapat didownload.

PANDUAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENGEMBANGAN KARIR PTK) (edited 18 JUNI 2013)

Ingat batas akhir pengiriman proposal adalah tanggal 31 Juli 2013 cap pos.

Majulah MGMP ku, majulah guruku, majulah pendidikan kita, majulah INdonesia ….



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 370 pengikut lainnya.